GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Rabu, 9 Mei 2018 - Renungan Pagi
BERDAMAI DENGAN MUSUH

"...maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia" (ayat 7)

AMSAL 16 : 7
MINGGU V SESUDAH PASKAH
RENUNGAN PAGI
RABU, 09 MEI 2018
KJ 282 : 1-Berdoa


Salah satu legenda rakyat Indonesia yang terkenal adalah Bawang Merah dan Bawang Putih. Keduanya bersaudara tiri dan memiliki sifat yang bertentangan. Bawang Merah adalah seorang yang malas, pemarah dan serakah sedangkan Bawang Putih memiliki sifat rajin, murah hati dan tulus. Bawang Putih awalnya ditindas oleh Bawang Merah. Akhir cerita Bawang Putih mendapatkan kebahagiaan sedangkan Bawang Merah mengalami kematian mengerikan.

Cerita ini hendak mendidik agar orang tidak menjadi serakah dan berlaku jahat. Hukuman mengerikan menjadi kekuatan ceritanya. Banyak orang yang tertindas berpikir Allah hanya melindungi orang baik dan membinasakan orang jahat. Tidak demikian dengan pengajaran Amsal. Amsal memperkenalkan cara Allah mendidik yang luar biasa. Tidak ada pembinasaan orang jahat melainkan perubahan keadaan dari yang tadinya bermusuhan menjadi berdamai. Keinginan Allah adalah agar permusuhan itu ditiadakan dengan perdamaian, Allah sendiri turut bekerja mewujudkannya ("maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia"). Asal, panutannya adalah Allah dan panduannya adalah firman-Nya ("Jikalau Tuhan berkenan kepada jalan seseorang").

Ketika kita memulai kembali hari ini, ingatlah betapa Allah menginginkan semua orang hidup berdamai. Penebusan Allah di dalam Kristus bertujuan agar terjadi perdamaian, membuang dendam lalu mengampuni dan berbelas kasihan. Seandainya legenda di atas bisa ditulis dalam versi Kristen, bagian akhirnya harus berubah.  "Bawang Merah" itu kemudian berdamai dengan saudaranya. Tidak ada lagi permusuhan di dalam Yesus. Mari hidup meniru Allah dan dengan cara Allah, supaya la memampukan kita menjadi pelaku damai bagi semua orang.

KJ 423 : 2
Doa : (Ya Tuhan, tolonglah agar kami memiliki hati yang mengampuni dan berbelas kasihan pada semua orang yang bebuat buruk kepada kami). 🙏

Kembali