GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Senin, 9 Juli 2018 - Renungan Pagi
KEMULIAAN PELAYANAN KRISTUS

Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran (ay.9}

2 Korintus 3 : 7-11
MlNGGU Vl SES. PENTAKOSTA
SENIN, 9 JULI 2018
RENUNGAN MALAM
GB.277 : 1-Berdoa


Paulus membandingkan pekerjaan Musa dan Yesus Kristus. Orang Israel sangat mengagumi Musa sebagai wakil Allah yang memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Seluruh karya Musa sangat dijunjung leblh tinggi dari pada karya siapapun di atas bumi. Rasul Paulus hendak menegaskan, bahwa jika orang Israel sangat menghomati manusia Musa, maka pelayanan Yesus Kristus jauh lebih mulia. Sebab Musa tidak pernah mengorbankan diri sampal mati bagi pernbenaran dan pengampunan dosa umat. Malahan Musa sendiri  dihukum Allah, karena la melanggar perintah-Nya, Musa mati di Buklt Nebo.

Berbeda dari Musa, Yesus Kristus yang adalah manusia-llahi yang dipimpin oleh Roh Allah, mengorbankan diri-Nya demi pengampunan dan pernbenaran orang berdosa. Di sinilah perbedaan utama, yakni : melalui pelayanan Musa dimuliakan orang lsrael, sedang Yang Mulia : Yesus Krlstus, merendahkan diri, meninggalkan takhta kemuliaan-Nya untuk penyelamatan. Jadi, sesungguhnya, karya Yesus jauh lebih utama, lebih mulia dari Musa. la, walaupun dalam rupa Allah, meninggalkan kemuliaan-Nya dan menjadi sama dengan manusia serta mati bagi kita. lnilah korban sejati yang diperlihatkan Allah di atas pentas sejarah bangsa-bangsa. Jemaat Kristen yang dihadirkan Allah ke tengah-tengah bangsa ini ditugaskan untuk membawa damai, menjadi pendamai. Dalam situasi kondisl politik bangsa yang sedang memanas, orang Kristen wajib menjadi pendingin, tidak larut dalam arus politik, melainkan menyatakan kebijakan (policy) Allah untuk rnembangun kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman. Kita tidak diutus untuk memenangkan siapapun. Tidak ditugaskan Allah untuk membela kepentlngan siapapun.

Kita dipanggil untuk menyuarakan pendamaian sejati bagi seluruh lapisan masyarakat, agar bangsa ini memahami, bahwa Yesus Kristus sedang bekerja menuntun masyarakat bangsa menuju sinar matahari pendamalan yang sedang terbit. Itulah kemuliaan pelayanan Kristen dalam dunia ciptaan Allah.

GB.277 : 2
Doa : [Bapa sorgawi, kemuliaan-Mu kiranya memotivasi diri kami dalam membangun persekutuan yang cinta damai) 🙏

Kembali