GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Senin, 11 November 2019 - Renungan Pagi
KUNCI MEWUJUDKAN DAMAI SEJAHTERA

"Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN...." (ay.1)

2 Samuel 2 : 1-7
MINGGU XXII SES. PENTAKOSTA
SENIN, 11 NOVEMBER 2019 
RENUNGAN PAGI
KJ.362 : 1,2-Berdoa


Kita patut prihatin karena pada akhir-akhir ini sentimen primordial dan politik identitas sering dimainkan di dalam kehidupan masyarakat. ldentitas yang melekat dalam diri seseorang baik ras, etnis, agama, dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa sama. Dalam politik identitas dibangun tembok pemisah secara tegas, bahwa mereka yang berbeda identitasnya adalah musuh. Di tengah situasi seperti ini, orang Kristen dipanggil untuk menghadirkan damai sejahtera di tengah masyarakat seperti yang dilakukan oleh Daud.

Sebagaimana dituliskan dalam bacaan Alkitab hari ini, sesaat setelah dilantik menjadi raja atas orang-orang Yehuda, Daud meIakukan tindakan yang patut diteladani, yaitu memprakarsai ten/vujudnya hubungan yang damai dengan orang-orang Yabesh Gilead, yang sangat loyal kepada Saul (ay,5-7), Walaupun semasa hidupnya, Saul selalu berusaha menghancurkan kehidupan Daud, tetapi ia tidak membalas kejahatan Saul dengan menghancurkan pendukung setianya. Daud justru memberkati mereka, dan berjanji menunjukkan kebaikan kepada mereka. Tindakan terpuji yang dilakukan Daud kepada orang-orang Yabesh-Gilead tidak bisa dilepaskan dari relasi Daud dengan Tuhan. Daud selalu hidup dalam persekutuan dengan Tuhan dan melibatkan Tuhan dalam segala sesuatu yang ia lakukan dan kerjakan. Orang yang hidup dalam persekutuan dengan Tuhan maka ia akan dimampukan untuk menghadirkan kedamaian di manapun ia berada.

Hidup dalam damai sejahtera adalah dambaan setiap orang. Firman Tuhan mau mengingatkan Seluruh warga gereja, baik generasi tua dan generasi muda, bahwa hidup dalam persekutuan dengan Tuhan adalah kunci utama mewujudkan kehidupan yang damai sejahtera di tengah masyarakat. Jika kita selalu hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, niscaya kita akan dimampukan menjadi mitra Tuhan dalam menghadirkan damai sejahtera di tengah masyarakat.

KJ.362 : 3,4
Doa : (Ya Tuhan, ajarlah kami hidup di dalam-Mu sehingga kami mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera) 🙏

Kembali