GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Rabu, 1 April 2020 - Renungan Malam
PELAYAN DAN KEHORMATAN

….pergilan duduk di tempat yang paling rendah (ay.10)

Lukas 14 : 7–11
MINGGU I PRAPASKAH
RABU, 1 APRIL 20200
RENUNGAN PAGI
GB.39 : 1–Berdoa


Salah satu kesulitan kita adalah melepaskan reputasi diri. Reputasi yang mendatangkan penghormatan dan penghargaan menjadi pergumulan tersendiri bagi kita. Melalui perikop ini Yesus seperti menantang para murid dan kita sekalian untuk berani melepaskan kehormatan sebagai sesuatu yang dikejar.

Belajar pada kehidupan Yesus, Ia malah mengambil tempat di tempat terendah atau bahkan di antara mereka yang direndahkan. Yesus dibasuh oleh perempuan berdosa (Luk 7:36-50), Yesus dan Zakheus seorang pemungut cukai (Luk 19:1-10). Yang Yesus lakukan justru tidak mencari kehormatan tetapi melayani untuk menyelamatkan mereka yang berada di tempat yang tidak terhormat. Dan dalam pelayanan Yesus, IA tidak tertarik dengan pemikiran orang banyak, tidak terpengaruh dengan penilaian orang lain bahkan seperti tidak bermasalah jika kehilangan reputasi dan kehormatan. Yesus menjadi bebas ketika melayani tanpa mengejar kehormatan. Perkataan Yesus pada ayat 10 tidak hanya mendorong orang yang mendengarkan mempunyai tingkah laku yang bijaksana dan sopan, tetapi juga mempunyai sikap rendah hati. Kerendahan hal itu harus dinyatakan di hadapan Allah dan sesama.

Kita pun diminta agar melayani seperti Yesus yaitu memiliki sikap hidup yang rendah hati. Orang yang rendah hati tidak akan dihalangi untuk melakukan atau mengatakan sesuatu. Oleh karena itu, marilah kita melepaskan citra atau reputasi public kita agar kita menjadi pelayan yang bebas dan tidak dibebani apapun. Biarlah penghormatan diberikan kepada kita berdasarkan apa yang kita buat dengan kerendahan hati bukan dengan mengejar kehormatan. Mengejar kehormatan akan tiba pada satu titik yaitu malu atau dipermalukan karena oranglah yang memberikan kehormatan dan orang lain juga mudah memindahkan penghormatan atau penghargaan kepada orang yang lain lagi.

GB.39 : 2
Doa : (Ajarlah pelayan kami untuk tidak terjebak dalam mengejar kehormatan, biarlah mereka dibentuk menjadi pribadi yang rendah hati. Amin) 🙏

Kembali