GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Senin, 18 Mei 2020 - Renungan Malam
SATU TUBUH DI DALAM KRISTUS

Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. (ay.13)

1 Korintus 12 : 11 – 14
MINGGU VI SESUDAH PASKAH
SENIN, 18 MEI 2020
RENUNGAN MALAM
KJ.256 : 1 – Berdoa


Sulit dibayangkan bahwa ternyata ada 10 milyar sel saraf di dalam tubuh menusia. Begitu rumitnya tubuh manusia, tetapi dapat bekerja dengan tepat dan baik. Tubuh manusia memang luar biasa. Kendati begitu banyak organ tubuh di dalamnya, tubuh tetap berfungsi sebagai kesatuan dengan baik.

Tubuh menjadi perumpamaan yang digunakan Paulus untuk menggambarkan jemaat di Korintus, yang memiliki beragam latar belakang dan yang saat itu sedang dihadapkan dengan ancaman perpecahan. Jemaat adalah Tubuh Kristus: Kristus sendiri adalah Kepala dari Tubuh dan anggota jemaat merupakan anggota-anggota dari tubuh, yang memiliki masing-masing fungsi di dalam satu tubuh. Otak, mata, mulut, pencernaan, saraf, otot, tangan, hingga jari kaki semua bekerja sama dan saling membutuhkan. Begitulah cara kerja tubuh, demikian juga jemaat di Korintus yang satu di dalam Kristus. Jemaat Korintus diingatkan bahwa latar belakang sebagai orang Yahudi atau Yunani, pekerja atau pemilik modal, kaya maupun belum kaya, semuanya telah dibaptis dalam satu tubuh, yakni Kristus Yesus Sang Juruselamat. Oleh karena itu, perbedaan itu tidak menghalangi jemaat untuk bersekutu di dalam Kristus.

Gambaran jemaat di kota Korintus menjadi refleksi bagi kita GPIB, gereja yang dibangun, dihidupi, dan dikembangkan oleh jemaat dengan berbagai suku, ras, golongan, bahkan tingkat kesejahteraan. Namun, semuanya menjadi satu di dalam gereja yang merupakan tubuh Kristus. Tentunya keanekaragamaan yang ada dalam GPIB menjadi tantangan sekaligus potensi dalam bergereja. Namun kita perlu mengingat, bahwa sebagai anggota tubuh, kita saling membutuhkan dan bekerja sama. Perbedaan harusnya memperkuat persekutuan kita yang diteguhkan di dalam Kristus.

KJ.256 : 2
Doa : (Bapa di Surga, jadikan kami senantiasa satu guna saling mendukung dan menguatkan di dalam Kristus.Amin) 🙏

Kembali