GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Kamis, 5 September 2019 - Renungan Pagi
TUHANLAH KESELAMATAN KITA

..."AkuIah keselamatanmul" (ay. 3)

Mazmur 35 : 1-8
MINGGU XII SES. PENTAKOSTA
KAMIS, 5 SEPTEMBER 2019
RENUNGAN PAGI
GB. 258 : 1-Berdoa


Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Suatu perbuatan harus mendapatkan balasan yang setimpal. Tak ada pengampunan dan yang ada hanya pembalasan. Tetapi, pembalasan tidak menghentikan perbuatan jahat dan kekerasan. Meskipun pelaku kekerasan pada awalnya merupakan korban kekerasan, namun, ketika mereka meniru tindakan kekerasan dengan cara membaias sakit hati dengan juga meiakukan kekerasan terhadap musuhnya, maka yang terjadi adalah kekerasan yang tiada hentinya. Dunia ini penuh dengan kekerasan. Dunia membutuhkan empati dan pengampunan. Empati dan pengampunan akan membuka jalan kepada pelaku kekerasan untuk bertobat.

Pemazmur memberikan gambaran unik mengenai cara menyikapi orang-orang yang membencinya dan yang ingin mencelakainya. Daud meminta pertolongan Tuhan. la meyakini bahwa Tuhan yang memiliki kuasa untuk bertindak kepada mereka. Sekiias tampaknya-permohonan Daud menyiratkan dendam, seakan-akan meminta supaya Tuhan mencelakai para musuhnya. Sesungguhnya penekanan Daud bukan pada dendam, melainkan pada penyerahan diri kepada Tuhan. Sebab, ia percaya pada keadilan Tuhan yang akan bertindak terhadap ketidakadilan yang menimpa-Nya. Pemazmur sangat yakin bahwa Ia dapat mangandalkan keadilan Tuhan. Tuhan menjadi Pembelanya. Pemazmur percaya ia akan memenangkan perkaranya dan para musuh akan terbukti kesaiahannya. Pemazmur sadar bahwa pembalasan merupakan hak Allah. Pemazmur tidak mempunyai andil dalam membalaskan sakit hatinya kepada musuhnya.

Dunia bisa berlaku tidak adil dan menutup mata terhadap kebenaran. Dunia bisa menindas dan memfitnah orang benar. Namun, percayalah bahwa Tuhan menjaga dan membela umat-Nya. Yang harus kita lakukan sebagai orang percaya, adalah melakukan kebenaran, memelihara hidup kudus, menegakkan keadilan, dan hadirkan damai sejahtera dengan membela yang lemah dan tertindas.

GB 258 : 2
Doa : (Ya Bapa, Iindungilah kami dari kejahatan dan mampukan kami berani menegakkan kebenaran) 🙏

Kembali