GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Jumat, 17 Januari 2020 - Renungan Pagi
HIDUP DALAM IDENTITAS SEBAGAI ANAK ALLAH

Lihatlah betapa besarnya kasih yang dianugerahkan Bapa kepada kita sehingga kita disebut anak-anak Allah. (ay 1a)

1 Yohanes 3 : 1-5
MINGGU SESUDAH EPIFANI
JUMAT, 17 JANUARI 2020
RENUNGAN PAGI
GB 248 : 1-Berdoa


Surat 1 Yohanes ditulis oleh Rasul Yohanes untuk meyakinkan orang kristen mengenai iman mereka supaya mereka menaruh iman kepada Kristus. Ada kegoncangan iman yang terjadi diantara anak-anakTuhan karena ajaran sesat, "yang mau membuang inti kekristenan, yakni menyangkal kemanusiaan Kristus". Karena itu surat ini disampaikan untuk memperbaharui iman mereka yang mengalami kegoncangan itu. Kalau Kristus tidak menjelma menjadi manusia dan mati demi dosa manusia maka tidak ada iman kristen. Karena kasihNya yang besar, Kristus mati menggantikan hukuman dosa yang ditimpakan kepada manusia. Ia menebus dosa manusia dengan darahNya (1 Pet 1:18,19). Ini dilakukanNya bukan karena kebaikan atau presentasi kebaikan kita, tetapi karena kasihNya. Melalui kematian-Nya Ia mendemonstrasikan keajaiban dan kedahsyatan kasih-Nya dalam hidup kita (Yoh 3:16, bnd Yoh 15:13). Oleh karya kasih-Nya kita menjadi anak-anak Allah dan disebut sebagai anak-anak Allah. Menjadi anak-anak Allah, tidak terjadi secara otomatis. Setiap orang harus mengakui dosa-dosanya, bertobat dan menerima Yesus dalam hidupnya.

"Setiap orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya (Yoh 1:12). Keselamatan yang kita alami menjadi jaminan hidup yang kekal. Karena itu apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita tidak usah malu pada hari kedatangan-Nya. Kita akan "menjadi seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya" (ay. 2, bnd. I Yoh 2:28). Karena itu kita dipanggil hidup sebagai anak-anak Allah supaya hidup dalam kesucian. Kesucian hidup harus menjadi warna kehidupan dan karakter kehidupan kristiani, menjadi identitas kita sebagai anak-anak Allah. Disadari hidup kita penuh keterbatasan, tetapi dalam penyerahan sungguh pada Dia, maka Allah mengasihi dan akan memampukan kita melakukannya.

GB.245 : 2
Doa : (Mampukan kami ya Yesus hidup dalam identitas kami sebagai anak-anak Allah) 🙏

Kembali