GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

GPIB BAHTERA HAYAT SURABAYA

Jl. Laksda M. Natsir, Tanjung Perak, Surabaya. 60165.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. (Lukas 13:29)

Selasa, 23 Februari 2021 - Renungan Malam
TANGGUNG JAWAB ADALAH ANUGERAH

“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan" (ay. 14)

Filipi 2: 12 – 18
MINGGU VI PRAPASKAH
Selasa, 23 Februari 2021
Renungan Malam
GB. 100: 1 - Berdoa


Tanggung jawab diterima secara berbeda-beda. Terkadang ada tanggung jawab yang diterima dengan sukacita. Tidak jarang juga tanggung jawab diterima dengan berat hati.
 
Bacaan alkitab malam ini merupakan kelanjutan dari nasihat Rasul Paulus dalam perikop-perikop sebelumnya. Melalui nasihat ini, Paulus ingin menegaskan kepada Jemaat di Filipi, bahwa hidup dalam kesatuan, keteguhan dan berbuah bagi sesama bukanlah pilihan untuk dilakukan. Itu justru merupakan tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai orang yang beriman kepada Kristus. Tanggung jawab itu bukanlah beban, tetapi merupakan anugerah dari Allah. Karena ketika menjalankan tanggung jawab, yang Paulus bahasakan sebagai mengerjakan keselamatan, itu merupakan wujud respons kita atas keselamatan yang dikerjakan Allah. Allah tidak hanya mengerjakan keselamatan bagi kita. Allah bahkan mengerjakan keselamatan di dalam kita. Dengan demikian, kita menjadi rekan sekerja Allah dalam mengerjakan keselamatan bagi dunia. Dengan menjadi rekan sekerja Allah, itu berarti kita hidup dalam persekutuan dengan-Nya. Hal ini merupakan anugerah yang luar biasa.
 
Dengan dasar pemahaman, bahwa menjalani tanggung jawab adalah sebuah anugerah, maka hal itu harus dilakukan dalam sukacita dan tidak bersungut-sungut, apalagi berbantah-bantahan. Ketika masih bersungut-sungut dalam menjalani tanggung jawab, maka sesungguhnya kita belum menyadari betul, bahwa hal itu adalah anugerah.
 
Menjalani tanggung jawab untuk hidup dalam kesatuan, keteguhan dan berbuah bagi sesama dapat kita wujudkan setiap hari. Apapun potensi yang dimiliki, di manapun posisi kita, marilah tetap berupaya menjadi rekan sekerja Allah untuk berkarya bagi masyarakat. Jangan pernah khawatir, karena Allah turut bekerja di dalam kita.
 

GB. 100: 3, 4
Doa: (Ya Tuhan, toiong ajarkaniah kami untuk dapat menerima tanggung jawab dengan penuh sukacita dalam iman kepada-Mu)

Kembali